Rabu, 20 Februari 2013

Pilgub Jabar, pilih siapa?



Pemilukada Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat akan digelar tanggal 24 Pebruari 2013. Kelima pasang calon telah menyampakan program-program yang akan dilakukan jika terpilih nanti. Semuanya menjanjikan keadaan Jawa Barat yang lebih baik. Rakyat bingung memilih mana diantara mereka yang paling baik.
Untuk memilih calon pemimpin, termasuk seorang kepala daerah, perlu mengetahui rekam jejak pribadi masing-masing. Ukurannya : apa yang mereka lakukan untuk kepentingan rakyat banyak. Walaupun yang dilakukan itu hanya kegiatan dalam ukuran kecil, seseorang sudah dapat dinilai seberapa besar perhatiannya untuk selalu membantu rakyat. Inilah yang belum tercermin dalam pemilukada Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat. Yang diketahui rakyat hanya apa yang akan dilakukan, bukan apa yang sudah dilakukan.
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang sedang menjabat sekarang ini tidak tampak kiprahnya dalam membangun Jawa Barat. Biasa-biasa saja. Tidak ada hasil pekerjaan mereka yang melebihi Gubernur dan Wakil Gubernur sebelumnya. Contoh soal, masih banyak jalan-jalan provinsi yang rusak berat. Banyak pula jembatan putus yang sempat ketahuan setelah disiarkan TV. Kesalahan bisa ditimpakan kepada Bupati atau Walikota setempat yang fasilitas umumnya bermasalah. Namun Gubernur dan Wakilnya tidak boleh lepas tangan. Sebab kalau semua urusan diserahkan kepada Kepala Daerah Tingkat II, lantas apalagi pekerjaan Gubernur dan Wakilnya. Mungkin ada kemajuan-kemajuan yang dicapai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat selama ini, namun tidak sampai gaungnya kepada rakyat.
Tanpa melihat partai apa yang mengusung mereka, pasangan nomor 5 , pantas dipertimbangkan untuk dipilih. Sebab masing-masingnya sudah memperlihatkan kesungguhan mereka membela nasib rakyat kecil baik sebagai anggota DPR maupun ICW. Kepada calon pemilih seharusnya tidak melihat lagi partai apa yang mengusung mereka melainkan prestasi apa yang telah dilakukan untuk rakyat. Paling tidak, karena belum ada prestasi apa-apa, pelajarilah cara hidup mereka. Apa cara hidup mereka sesuai dengan keadaan rakyat yang belum sejahtera, dalam arti tidak berlebih-lebihan atau bermewah-mewah.
Rakyat Jawa Barat bebas menentukan pilihan. Pilihlah pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur yang sedikit bicara, banyak kerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar